[Music & View] Apa Kau Masih Berpikir FTISLAND adalah ‘idol’?

5 member band FTISLAND sedikit berbeda dengan ‘idol-idol’ lain saat mereka debut di tahun 2007. Diantara banyak grup berkompetisi dengan musik dance, mereka datang dengan genre ‘rock’ yang merupakan hal baru di masyarakat (Korsel) saat itu. Usia rata-rata para member waktu itu masih dibawah 20 tahun (sekarangpun usia rata-rata mereka masih 22,5) dan karena perusahaan manajemen mereka saat ini ‘FNC Entertainment’ yang menemukan dan membentuk mereka sebagai sebuah tim, mereka secara alami dikategorisasikan sebagai ‘idol’. Bahkan meskipun mereka memainkan alat musik dari usia muda, usia mereka dan background pengalaman mereka dari menemukan musik mereka sendiri.

730c8884jw1dztrt0qflrj

Vokalis utama Lee Hongki yang juga pernah menjadi aktor cilik, tetap menjaga garis hidupnya sebagai ‘entertainer’ sejak FTISLAND debut. Ini untuk mempromosikan dirinya juga bandnya FTISLAND, tapi banyak orang lebih tahu Hongki daripada musik mereka, dan identitas mereka jadi tidak jelas.

Setelah FTISLAND, tak terhitung idol group yang loncat kedalam pasar K-POP. Dibandingkan mereka, FTISLAND jauh lebih dulu. Dan karena FTISLAND lebih berat fokus di Jepang, jadi setelah waktu yang lama baru bisa kembali melakukan aktivitas promosi di Korea. Mungkin inilah kenapa, para grup baru tersebut jauh lebih dikenal di masyarakat bahkan sebelum mereka bisa memecahkan stereotip tantang ‘idol’ band.

Dan dimusim gugur tahun 2013 ini, FTISLAND comeback dengan album baru dan konser. Sebagai band yang sudah berumur 6 tahun, bisa dibilang sebagai idol veteran, kesederhanaan, dan keberuntungan, menunjukkan sebuah panggung yang membanggakan. Mereka memenuhi mini album ‘THANKS TO’ mereka dengan lagu-lagu yang mereka tulis sendiri untuk mengekspresikan rasa terima kasih kepada fans mereka, dan konser mereka ‘FTHX’ berisi 21 lagu. Tapi lebih dari itu, album dan konser mereka, keduanya penuh dengan lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri.

730c8884jw1dztrt0qflrj

Di konser 6th anniversary ‘FTHX’ yang digelar tanggal 28 dan 29 September di Olympic Hall, Seoul Olympic Park, FTISLAND mempersembahkan: Saat mereka berubah dari idol dan menjadi band yang sesungguhnya. Melalui penampilan live, mereka telah memecahkan stereotip sebelumnya tentang mereka.

Dua jam konser dimulai dengan ‘Flower Rock’ yang menekankan pada sound band FTISLAND yang kuat lalu membawa sebuah tempo cepat dan fun dengan ‘Let it go,’ ‘Try Again,’ dan ‘Wanna Go.’ Pengalaman mereka bersinar melalui panggung dari besar dan kecil. Dengan sikap panggung yang antusias, FTISLAND mengkomando 3000 fans. Komunikasi mereka dengan penonton, nyanyian dan permainan instrumen mereka semuanya ngerocks.

Kemampuan vokal Hongki, terutama, (maaf aku baru menyadarinya sekarang) telah ditemukan kembali melalui konser ini. Sambil menyanyikan 21 lagu selama 2 jam, kemampuan menyanyi Hongki tidak pernah hilang dan fokus. Sambil berlarian mengelilingi panggung besar, dia masih bisa bernyanyi dengan sempurna.

Selain Hongki, Jonghun Jaejin Minhwan dan seunghyun juga menambah teamwork FTISLAND dengan kemampuan vokal kharismatik. Kemampuan permainan musik mereka sudah berkembang, ya. Tapi kolaborasi mereka dengan vokalis utama mereka Hongki untuk membuat sebuah lagu juga cemerlang.

Selain lagu baru mereka ‘Memory’ dan lagu-lagu hits Korea lainnya, FTISLAND juga mempersembahkan 11 lagu Jepang mereka dalam bahasa Korea, antara lain:  ‘Paper Plane,’ ‘Theory of Happiness,’ ‘Time To, ‘Top Secret,’ ‘Freedom’ dll yang mempunyai sound rock yang lebih kuat dibanding dengan lagu mereka yang dirilis di Korea.

Fakta bahwa banyak dari lagu-lagu yang ditulis oleh para member sendiri adalah penting. Pada konferensi pers sebelum konser, FTISLAND mengatakan, “Kami sudah memikirkan tentang arah musik FTISLAND dari 2 tahun lalu.” Dan menuju ke penghujung konser, mereka membawakan lagu ‘Be Loved,’ ‘Black Chocolate,’ dan ‘Revolution’ sebagai “musik yang kami mau.”

730c8884jw1dztrt0qflrj

Lagu-lagu rilisan Jepang mengandung sound rock tradisional yang kuat. Dan tidak biasa pada lagu-lagu K-POP yang meraih perhatian dengan uang, lagu-lagu ini membagikan cerita dari keakraban mereka. Meskipun FTISLAND membawakan lagu debut mereka ‘Love Sick’ sebagai lagu terakhir, mereka justru menandai jalan masa depan mereka dengan lagu-lagu sebelumnya.

Banyak orang membicarakan tentang ‘masa hidup’ para idol. Memang benar sejak tahun 2000, banyak idol yang mampu bertahan lama dan mengambil bagian dalam berbagai bidang di luar musik. Tapi secara musik, kita menemukan kasus percobaan berkompromi atau mencoba mengambil jalan ekstrim.

Tapi sulit membicarakan masa hidup FTISLAND. Popularitas tidak lagi masalah buat mereka, dan ini saatnya mereka untuk menjadi sebuah band. Konser ‘FTHX’ adalah pembuktian bahwa kita harus excited dengan perkembangan FTISLAND dan bahwa mereka akan menjadi band yang menakutkan. Anak ayam yang menetas dari telur kini tumbuh menjadi seekor ayam. Berdasarkan dari mana awal mereka dan lingkungan K-POP, mereka tentu saja akan membutuhkan beberapa bantuan dari luar, tapi saatnya bagi mereka untuk tumbuh sendiri secara internal. FTISLAND mungkin awalnya memang sebagai idol band yang dibentuk, tapi mereka pasti akan menjadi ayam dengan jengger merah tua.

Dalam sebuah interview bulan lalu, FTISLAND mengatakan mereka cukup percaya diri untuk bersaing dengan band-band Korea lainnya. Ini adalah pernyataan yang berani tapi kita kembalikan lagi ke kemampuan mereka.
Pada titik ini, kita berharap bisa melihat FTISLAND di Festival Rock di Korea, Title ‘idol’ mungkin bisa merugikan mereka pada acara semacam itu yang ditujukan untuk ‘profesional’, tapi FTISLAND pasti siap dipuji untuk kemampuan mereka.

Credit: Star Today + DJ.Pri @tumblr.com ;; Twitter @ChocopieK + Terjemahan Bahasa Indonesia: primindo (https://primindo.wordpress.com)

Posted from WordPress for Primadonna Indonesia

1 Komentar


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s